zona aronidah

.:: kini kami telah hadir di kota kudus, jawa tengah ::.

GUTTA PERCHA, tanaman terlangka di dunia ternyata ada di Indonesia

Gutta percha (Palaquium Gutta) termasuk famili Sapotaceae, mempunyai nama lain : getah merah, Isonandra Gutta, red makasar, Gutta seak dan Gutta soh. Hasil tanaman berupa getah diperoleh dengan cara ekstraksi daun atau penyadapan pohon. Getah tersebut memiliki sifat-sifat yang cocok untuk digunakan sebagai bahan instalasi kabel dasar laut, pelapis bola golf, campuran gips untuk pembalut tulang, perawatan gigi dan pembuatan gigi palsu.

Keragaan tanaman Gutta perchaGambar 1. Kebun Gutta percha di Kebun Sukamaju

Menurut van Romburgh, tanaman Gutta percha berumur 15 tahun mengandung Gutta sekitar 1,5 kg. Pada awalnya proses pemanenan dilakukan dengan cara menebang pohon, diperoleh hasil tidak lebih dari 0,5 kg getah. Saat ini teknik pemanenan yang dikembangkan adalah dengan memangkas daunnya, karena kandungan Gutta ternyata banyak terdapat pada daun. Satu ton daun basah bisa menghasilkan getah Gutta sebanyak 12-13 kg. (Dinas Perkebunan Jawa Barat, 2007).

Produk Gutta percha siap kirimGambar 2. Gutta percha yang sudah diolah

Pada tahun 2006 harga jual Gutta percha adalah Rp 475.000,-/kg, sedangkan pada awal tahun 2008 mencapai sekitar Rp 1.500.000,-/kg. Kondisi tersebut sangat menarik untuk mengembangkan Gutta percha. Berdasarkan data Ditjenbun tahun 2007 menunjukkan bahwa trend permintaan sejak tahun 2004 semakin meningkat, sedangkan penawaran semakin menurun. Kondisi yang ekstrem terjadi pada tahun 2007, yakni permintaan sebanyak 2.160 kg, namun penawaran hanya mencapai 108 kg.

Tanaman Gutta percha termasuk jenis komoditas spesifik, karena setelah perkebunan Gutta percha di Brazil dikonversi dengan tanaman lain, (karena keterbatansan informasi yang penulis miliki) tanaman Gutta percha di dunia hanya dapat ditemukan di Indonesia, yaitu di kebun Sukamaju, PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero). Tanaman ini juga tidak tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia karena pada masa awal tanam, yaitu tahun 1880-an ada larangan dari pemerintah Belanda agar tidak menanam Gutta percha selain di Kebun Sukamaju.

Leave a Reply

  • KANTOR :

    Kompleks Pasar Kliwon

    Lt 1 Blok C No. 70, Kudus, Jawa Tengah

    Telp : (+62291) 3325015 a.n. H. Mukhayadi atau +6285641171108 a.n. Heru Prasetyo

    Email : aronidah@yahoo.co.id

  • RUMAH:

    Singocandi RT:02 RW:02 No:56 Kudus

    atau Jl. KH. Arwani Gg Kenari No.56 Kudus, Jawa Tengah

    Telp : (+62291) 444062